About Me

Hai, saya Rosihan Ari Yuana. Saya sehari-hari adalah mengajar di Universitas Sebelas Maret.

Bidang riset saya tentang adaptive learning, computer aided learning, dan datascience

Selain itu, saya juga seorang penulis buku dan blogger.

More about me...

  • Home
  • /
  • PHP
  • /
  • Menguak Rahasia Penggunaan Cookies di Bisnis Afiliasi (1)
PHP

Menguak Rahasia Penggunaan Cookies di Bisnis Afiliasi (1)

Tentu Anda sudah pernah mendengar istilah bisnis afiliasi atau affiliate business, khususnya bisnis afiliasi melalui dunia maya atau internet. Biasanya orang yang ikut ikut bisnis ini, akan diberikan suatu link unik dengan bentuk http://namasitus/?id=… atau http://namasitus/?ref=…

Karakteristik lain dari bisnis afiliasi ini adalah, mengiming-imingi para calon konsumennya dengan lamanya cookies, misalnya ‘Bisnis afiliasi X memiliki cookies selama 10 tahun, 2 tahun, bahkan ada yang cuma dalam satuan bulan’.

Nah apa maksudnya suatu bisnis afiliasi memiliki cookies selama 10 tahun, dan apa pula hubungan antara link unik dengan cookies ini? Bagaimana pula cara membuat cookies untuk bisnis afiliasi ini dengan PHP? Semuanya ini akan terkuak dalam artikel ini.


OK… kita mulai dahulu pembahasan ini dari link unik yang diberikan situs bisnis afiliasi kepada setiap membernya. Setiap member bisnis afiliasi pasti memiliki id unik. Nah id ini nanti akan disisipkan pada setiap link unik. Fungsi link unik berisi id ini supaya script afiliasi bisa mendeteksi id member siapakah yang akan mendapat komisi, bila ada orang lain yang membeli produk atau ikut gabung dalam bisnis ini melalui link member.

Sebagai contoh, misalnya ada seseorang bernama Rosihan Ari memiliki id 123. Orang ini mendapatkan link unik http://namasitus/?ref=123. Ketika Rosihan Ari ini menaruh link tersebut di situs pribadinya, atau mengirimnya lewat email dan ternyata ada orang lain atau temannya yang mengklik link tersebut, maka Rosihan Ari ini akan mendapat komisi atau bagi hasil atau bonus dari bisnis afiliasi ini, dengan catatan orang lain tersebut harus telah membeli produk atau ikut bergabung ke dalam bisnis, tergantung ketentuan dari bisnis afiliasi ini.

Trus… apa maksudnya bahwa bisnis afiliasi menawarkan cookies dengan lama tertentu, misalnya 2 tahun. Nah… hal ini maksudnya, jika ada orang lain yang mengklik link uniknya Rosihan Ari, maka cookies berisi id miliknya Rosihan Ari ini akan tersimpan di dalam komputer orang yang mengklik tersebut, dan tersimpan selama 2 tahun.

Lalu…. fungsinya apa tuh cookies? OK… untuk menjelaskannya, saya akan ambil contoh kasus. Misalnya orang lain ini mengklik link unik miliknya Rosihan Ari pada tanggal 1 Januari 2008. Namun, orang tadi tidak jadi memutuskan untuk membeli produk yang ditawarkan bisnis afiliasi pada saat itu. Tapi suatu saat, dalam jangka waktu kurang atau sama dengan 2 tahun (misalnya tanggal 1 Januari 2009) ternyata orang tersebut memutuskan untuk membeli produk di situs bisnis afiliasi tersebut, maka si Rosihan Ari ini tetap akan mendapat komisi. Lho kok bisa? Mengapa demikian, ya… karena cookies yang berisi id nya Rosihan Ari ini tersimpan di komputernya orang lain tadi. Dengan catatan, komputer yang digunakan orang lain tersebut ketika mengklik link unik pertama kali (tgl 1 Januari 2008) dengan ketika membeli produk (tgl 1 Januari 2009) adalah sama, atau selama cookiesnya belum terhapus.

Oleh karena itu, bisnis afiliasi ini akan menjadi lebih menarik dan diminati oleh banyak orang bila semakin lama masa aktif cookiesnya. Bahkan ada pula bisnis afiliasi yang menawarkan lifetime cookies, artinya masa aktif cookies adalah seumur hidup. Wow… Akan tetapi bila suatu bisnis afiliasi yang sudah kondang, dan banyak membernya biasanya menggunakan cookies dalam satuan bulan saja, misalnya 3 bulan atau bahkan 1 bulan.

Nah selanjutnya, bagaimana cara membuat script PHP untuk proses penyimpanan cookies ini di komputer, kemudian bagaimana pula membuat script untuk membaca cookies dan mendeteksi id membernya? Pembahasan ini akan dilanjutkan pada artikel ‘Menguak Rahasia Penggunaan Cookies di Bisnis Afiliasi (2)’.

Bagikan artikel ini jika bermanfaat !

Saya seorang dosen dan peneliti di Universitas Sebelas Maret. Bidang penelitian saya tentang: adaptive learning, datascience, dan computer aided learning. Selain itu saya juga seorang blogger, serta penulis buku tentang pemrograman, dan matematika.

Leave a Reply