About Me

Hai, saya Rosihan Ari Yuana. Saya sehari-hari adalah mengajar di Universitas Sebelas Maret.

Bidang riset saya tentang adaptive learning, computer aided learning, dan datascience

Selain itu, saya juga seorang penulis buku dan blogger.

More about me...

  • Home
  • /
  • PHP
  • /
  • Tips Optimisasi Script PHP
PHP

Tips Optimisasi Script PHP

Artikel ini berisi tentang beberapa tips terkait dengan bagaimana cara mengoptimisasi script PHP Anda supaya didapat kinerja yang baik dan cepat. Tips ini diramu dari beberapa sumber di internet:

  1. Untuk menampilkan string, sebaiknya gunakan perintah echo daripada print.
  2. Gunakan function unset() untuk menghapus variabel dari memori, khususnya array berukuran besar, bila tidak digunakan lagi pada proses berikutnya.
  3. Mmm… sebaiknya hindari penggunaan require_once(), karena function ini butuh load memori yang besar
  4. Bila Anda ingin mengetahui kapan suatu script mulai dijalankan, sebaiknya gunakan $_SERVER[‘REQUEST_TIME’] daripada time().
  5. Untuk mengganti substring, penggunaan str_replace() lebih baik dari preg_replace(). But…. function strtr() malah lebih cepat 4 kali lipat daripada str_replace().
  6. Untuk mencari posisi substring, function yang paling cepat prosesnya adalah strpos(), diikuti preg_match(), dan terakhir ereg().
  7. Lebih baik gunakan switch untuk menyatakan kondisional statement daripada multiple IF, atau IF ELSE
  8. Tutup koneksi database Anda bila sudah tidak digunakan lagi
  9. Untuk memfetch data dari database, sebaiknya gunakan $row[‘id’] daripada $row[id] karena penggunaan $row[‘id’] akan lebih cepat 7 kali lipat
  10. Hindari penggunaan function dalam looping FOR, misalnya penggunaan function count() dalam for ($x=0; $x < count($array); $x++)
  11. Penggunaan increment pada properti obyek, misal $this->$x++ menyebabkan proses 3 kali lebih lambat daripada increment pada variabel lokal $x++.
  12. Script PHP akan diproses oleh Apache 2 – 10 kali lebih lambat daripada halaman HTML statis, oleh karena itu usahakan perbanyak penggunaan halaman HTML statis untuk membangun aplikasi web.
  13. Tidak semua script PHP harus dinyatakan dalam bentuk OOP, karena seringnya malah membuat memori penuh. Hal ini disebabkan setiap method dan object membutuhkan memori yang tidak sedikit
  14. Sebaiknya setiap struktur data jangan dinyatakan dalam bentuk class, terkadang array juga berguna untuk efisiensi memori.
  15. Sebaiknya gunakan single quote untuk mengapit string, daripada double quote. Sebagai contoh
    $string = ‘Hello’; lebih baik daripada $string = “Hello”;

Semoga tips di atas useful for you…

Sumber :

http://phplens.com
http://reinholdweber.com


Article by Request

Anda belum memahami konsep pemrograman PHP Native, Python, Java, atau SQL? atau Anda belum punya ide penyelesaian dari studi kasus yang dihadapi sampai saat ini.

Silakan manfaatkan layanan Article by Request di blog ini.


Bagikan artikel ini jika bermanfaat !

Assalaamu'alaikum.. aktivitas keseharian saya mengajar di Universitas Sebelas Maret, dengan matakuliah pemrograman dan basis data. Adapun bidang penelitian saya tentang computational thinking dan computer-aided learning.

Leave a Reply