About Me

Hai, saya Rosihan Ari Yuana. Saya sehari-hari adalah mengajar di Universitas Sebelas Maret.

Bidang riset saya tentang adaptive learning, computer aided learning, dan datascience

Selain itu, saya juga seorang penulis buku dan blogger.

More about me...

  • Home
  • /
  • PHP
  • /
  • Mengetahui Kinerja Script PHP Berdasarkan Waktu Eksekusi
PHP

Mengetahui Kinerja Script PHP Berdasarkan Waktu Eksekusi

Terkait dengan artikel sebelumnya yang saya tulis tentang cara optimasi script PHP, dalam artikel ini akan saya tunjukkan cara mengetahui kinerja script PHP berdasarkan kecepatan prosesnya. Sebagai studi kasus, akan saya pilih poin ke – 15 dari tips tentang optimasi script PHP, yaitu terkait penggunaan tanda single quote dan double quote pada string.

Pada poin 15 tersebut dikatakan bahwa penggunaan single quote untuk mendeklarasikan suatu string lebih baik daripada menggunakan double quote. Lebih baik di sini dilihat dari sisi kecepatan waktu eksekusinya.

Nah… kita akan cek kebenaran dari pernyataan di atas dengan mengujinya lewat script PHP.

Langkah pertama, kita coba buat script untuk melihat execution time apabila kita menggunakan single quote. Dalam uji coba ini kita akan lihat proses assignment suatu variabel dengan value berupa string yang diapit dengan single quote. Proses assignment ini akan diulang selama 10.000.000 kali.


<?php
$time_start = microtime(true);

for ($i = 0; $i <= 10000000; $i++)
{
   $string = 'Test';
}

$time_end = microtime(true);
$time = $time_end - $time_start;

echo "Single quote in $time seconds\n";
?> 

Sekarang kita coba buat script untuk double quotenya.


<?php
$time_start = microtime(true);

for ($i = 0; $i <= 10000000; $i++)
{
   $string = "Test";
}

$time_end = microtime(true);
$time = $time_end - $time_start;

echo "Double quote in $time seconds\n";
?> 

Apabila Anda jalankan kedua script (tidak dalam waktu yang bersamaan), maka akan diperoleh hasil execution time untuk single quote sekitar 4.79999518394 detik, dan sekitar 5.51447081566 detik untuk double quote. Sebagai catatan, hasil tersebut bisa saja berbeda nilainya tergantung spesifikasi komputernya. Dari hasil tersebut bisa Anda lihat efektifitas penggunaan single quote dibandingkan double quote.

Dari suatu referensi disebutkan bahwa selisih waktu ini disebabkan penggunaan double quote pada string membutuhkan proses parsing terlebih dahulu. Proses parsing ini diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya variabel dalam string.

 

Bagikan artikel ini jika bermanfaat !

Saya seorang dosen dan peneliti di Universitas Sebelas Maret. Bidang penelitian saya tentang: adaptive learning, datascience, dan computer aided learning. Selain itu saya juga seorang blogger, serta penulis buku tentang pemrograman, dan matematika.

Leave a Reply