About Me

Hai, saya Rosihan Ari Yuana. Saya sehari-hari adalah mengajar di Universitas Sebelas Maret.

Bidang riset saya tentang adaptive learning, computer aided learning, dan datascience

Selain itu, saya juga seorang penulis buku dan blogger.

More about me...

  • Home
  • /
  • Wordpress
  • /
  • Jenis-jenis “Role” di WordPress Dan Haknya

Jenis-jenis “Role” di WordPress Dan Haknya

Tentu kita semua telah mengetahui bahwa WordPress mendukung multi user dan multi level, bukan multi level marketing lho ya :-). Dengan WordPress, kita bisa membuat lebih dari satu user beserta mengatur level masing-masing usernya.

Pada artikel ini akan saya coba bahas secara tuntas, apa saja sih level user yang ada di WordPress, serta apa yang dimaksud dengan istilah ‘Role’ di WordPress, dan juga apa hak masing-masing level user tersebut.

Istilah ‘Role’ dalam WordPress tidak lain dan tidak bukan sama dengan istilah user level itu sendiri. Untuk melihat role apa saja yang ada di WordPress, silakan masuk ke menu USERS > ADD NEW yang ada dalam admin panel WordPress. Pada bagian bawah form tambah user tersebut, terdapat item ROLE yang di dalamnya terdapat pilihan antara lain: Subscriber, Administrator, Contributor, Author, dan Editor. Nah.. itulah beberapa jenis ROLE atau user level yang kita bisa berikan pada seorang user di WordPress.

Namun… apa saja ya hak untuk masing-masing ROLE tersebut?

OK… setelah browsing di beberapa sumber referensi di internet, akhirnya saya dapatkan juga hak masing-masing ROLE tersebut.

Administrator

Role ini memiliki kedudukan tertinggi dalam kasta WordPress. Administrator memiliki akses pada semua fitur yang ada dalam WordPress, mulai dari administrasi plugin, user, semua artikel baik yang bersifat private maupun public (berupa page maupun post), theme, dashboard, blogroll, kategori, serta file dan media yang diupload. Oya… tambahan lagi: administrator juga bisa memoderasi komentar.

Editor

Level yang kedua, atau ROLE yang kastanya di bawah Administrator adalah Editor. Adapun hak yang dimiliki oleh ROLE yang satu ini adalah melakukan administrasi semua artikel (page atau post), administrasi kategori, dan upload file/media. Nah.. jelas bahwa untuk administrasi user, plugin, theme tidak diperkenankan oleh Editor. Moderasi komentar juga bisa dilakukan oleh Editor ini.

Author

Author adalah ROLE setingkat di bawah Editor. Hak atas ROLE yang satu ini kian dibatasi, yaitu hanya berhak mengatur administrasi pada artikel yang dia posting saja (tipe post), selain itu ia juga boleh mengupload file. Untuk moderasi komentar… sayang… Author ini tidak berhak, meskipun komentarnya ada pada artikel yang dia posting. Hmm… kasihan juga ya ROLE yang satu ini, tapi masih mending karena bisa posting artikel 🙂

Contributor

Nah.. kalau ROLE yang ini, haknya apa saja ya? ROLE yang levelnya di bawah Author ini hanya berhak untuk menulis artikel (tipe post) dan mengeditnya, sedangkan untuk mempublish nya tidak diperkenankan. Dalam hal ini artikel yang telah ditulis oleh Contributor harus dipublish oleh Administrator atau Editor. Artikel yang boleh dieditnya pun harus yang dia tulis sendiri.

Subscriber

Sedangkan Subscriber atau ROLE dengan level paling rendah ini, hak nya hanya sebatas membaca komentar, memberikan komentar, membaca artikel, dengan catatan bila blognya dibuat private (tidak semua orang bisa membaca artikel) oleh Administrator.

Nah… sedikit paparan di atas semoga bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang WordPress. Mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber: http://codex.wordpress.org

Saya seorang dosen dan peneliti di Universitas Sebelas Maret. Bidang penelitian saya tentang: adaptive learning, datascience, dan computer aided learning. Selain itu saya juga seorang blogger, serta penulis buku tentang pemrograman, dan matematika.

Leave a Reply