Jika Anda sudah familiar dengan PHP, maka sudahkah Anda mengetahui adanya function urlencode()? Jika belum pernah mengetahui, maka saya akan jelaskan manfaat function tersebut. Function urlencode() digunakan untuk mengkonvert karakter atau string ke dalam bentuk format karakter URL yang valid. Masih belum ada gambaran? OK saya akan saya berikan gambaran lebih lanjut tentang masalah ini.
Teknik Scripting Untuk Mengatasi Pesan ‘Notice: Undefined’ di PHP
Pernahkah Anda menjumpai pesan sebagai berikut ketika menjalankan script PHP?
Notice: Undefined index: ...
atau
Notice: Undefined variable: ...
terutama bagi Anda yang menggunakan versi PHP di atas 5.3.1.
Sebenarnya pesan tersebut bukan syntax error (kesalahan sintaks) yang mengakibatkan script tidak bisa berjalan, namun hanya sekedar peringatan saja yang seharusnya dihindari.
Dalam artikel saya yang lain, pernah dikupas sedikit mengenai cara menghilangkannya yaitu dengan memodifikasi sedikit konfigurasi di php.ini. Namun solusi tersebut tidak terkait dengan teknik scripting yang baik yang seharusnya dilakukan oleh programmer PHP. Solusi dengan memodifikasi php.ini tersebut pastinya akan sulit dilakukan jika script PHP yang muncul peringatan tersebut berada di server hosting, karena hanya pihak admin saja yang bisa memodifikasinya.
Membuat Sendiri Script PHP Menampilkan Artikel Terkait
Apakah Anda sedang belajar membuat script CMS sendiri? Jika ya, rasanya belum lengkap deh tanpa fitur yang menampilkan daftar artikel yang terkait dengan sebuah artikel yang sedang dibaca oleh pengunjung blog. Dengan adanya fitur ini, pengunjung akan diarahkan ke artikel lain yang masih berhubungan dengan artikel yang sedang dibacanya sehingga bisa menambah wawasan lebih bagi mereka. Sedangkan efek positif bagi Anda sebagai pemilik situs adalah meningkatnya impression atau page view situs Anda, dan juga membuat visitor lebih tahan berlama-lama untuk menjelajahi situs Anda.
Apabila Anda menggunakan WordPress atau blogging software yang lain, maka fitur untuk menampilkian artikel terkait ini bisa langsung ditanam menggunakan plugin yang disediakan, misalnya YARPP. Namun, bagi Anda yang membuat CMS sendiri tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu dalam artikel ini, saya akan mencoba memaparkan ide untuk membuat modul script yang menampilkan artikel terkait dengan PHP.
Membuat Script PHP Untuk Menampilkan Status Update Twitter
Dalam artikel kali ini, saya akan mencoba memaparkan cara untuk membuat script PHP yang nantinya digunakan untuk membaca status update di Twitter kita lalu menampilkannya. Anda dapat menyisipkan script ini di blog atau website sehingga pengunjung setia web/blog Anda bisa membaca status update Twitter Anda. Dengan script ini, Anda tidak perlu menggunakan widget yang disediakan oleh Twitter, sehingga bisa mempercantik sendiri tampilan status updatenya dimana hal ini tidak bisa dilakukan menggunakan widget nya Twitter.
Cara Mengetahui Lama Eksekusi (Execution Time) Sebuah Script PHP
Dalam artikel kali ini, saya akan mencoba memaparkan cara mengetahui lama eksekusi atau istilah kerennya Execution Time dari sebuah script PHP.
Execution time ini penting bagi Anda yang ingin mengetahui kinerja sebuah script. Dari execution time ini, Anda dapat menilai apakah sebuah script entah yang Anda buat sendiri atau sekedar copy paste 🙂 memiliki kompleksitas yang tinggi atau tidak. Sebuah script dengan tingkat kompleksitas tinggi biasanya ditandai dengan execution time yang besar pula. Semakin rendah execution time berarti tingkat kompleksitasnya rendah, dengan demikian semakin baik script tersebut. Namun kebalikannya, jika script Anda execution timenya besar maka kemungkinan memiliki tingkat kompleksitas yang besar pula, dan …. menjadi tugas Anda untuk memikirkan algoritma lain atau menyederhanakan algoritma script tersebut supaya lebih simpel. He… 3x ternyata tidak gampang ya menjadi seorang programmer. 🙂
Membuat Kode Transaksi Unik Otomatis Berdasarkan Tanggal
Dalam artikel kali ini saya akan mencoba menjelaskan cara pembuatan kode transaksi unik yang digenerate secara otomatis berdasarkan tanggal. Biasanya kode transaksi unik berdasarkan tanggal ini digunakan pada transaksi pembayaran atau pembelian barang, misalnya ‘201009010001’ dimana 4 digit terdepan menunjukkan tahun transaksi, digit 5 dan 6 menunjukkan bulan transaksi, digit 7-8 menunjukkan tanggal transaksi, sedangkan digit sisanya menunjukkan urutan transaksi yang terjadi pada tanggal tersebut.
Pada prinsipnya, cara membuatnya hampir sama dengan artikel yang pernah saya bahas sebelumnya tentang Generator Unik Incremental Otomatis, namun yang membedakannya di sini hanyalah pada proses penggunaan tanggalnya untuk mengkonstruksi nomor transaksi.
Beberapa Error di PHP, Penyebabnya, dan Solusinya
Sudah sekitar 2 tahun blog ini eksis di dunia maya. Semoga kehadirannya banyak membantu mereka yang sedang belajar membuat program atau script PHP, dan minta doanya semoga kami senantiasa istiqomah dalam sharing ilmu.
Seiring dengan bertambahnya usia, semakin bertambah banyak pula pertanyaan yang disampaikan oleh para pengunjung. Dalam artikel kali ini, saya mencoba merangkum beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pengunjung seputar error yang mereka jumpai dan bagaimana cara mengatasinya.