About Me

Hai, saya Rosihan Ari Yuana. Saya sehari-hari adalah mengajar di Universitas Sebelas Maret.

Bidang riset saya tentang adaptive learning, computer aided learning, dan datascience

Selain itu, saya juga seorang penulis buku dan blogger.

More about me...

  • Home
  • /
  • PHP
  • /
  • PHP Dasar – Operator dalam PHP
PHP

PHP Dasar – Operator dalam PHP

Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Pada artikel tentang penggunaan variabel, Anda telah dikenalkan dengan operator dot (.) untuk menggabungkan string dan = untuk proses assignment. Selain dua operator itu masih banyak jenis operator yang lain dalam PHP yaitu:

  • Operator aritmatik
  • Operator perbandingan
  • Gabungan operator aritmatik dan assignment


Selanjutnya akan kita bahas satu-persatu operator tersebut.

Operator Aritmatik

Operator aritmatik digunakan untuk operasi dasar matematika. Berikut ini adalah tabel operator aritmatik, makna dan contohnya:

Operator   Makna            Contoh
+          Penjumlahan      2 + 4
-          Pengurangan      6 - 2
*          Perkalian        5 * 3
/          Pembagian        15 / 3
%          Modulus          43 % 10

Contoh:

<?php
$penjumlahan = 2 + 4;
$pengurangan = 6 - 2;
$perkalian = 5 * 3;
$pembagian = 15 / 3;
$modulus = 5 % 2;

echo "Menampilkan penjumlahan: 2 + 4 = ".$penjumlahan."<br>";
echo "Menampilkan pengurangan: 6 - 2 = ".$pengurangan."<br>";
echo "Menampilkan perkalian: 5 * 3 = ".$perkalian."<br>";
echo "Menampilkan pembagian: 15 / 3 = ".$pembagian."<br>";
echo "Menampilkan modulus: 5 % 2 = " . $modulus;
?>

Operator Perbandingan

Operator perbandingan digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.

Misalkan diberikan nilai tertentu pada variabel $x = 4; $y = 5; berikut ini adalah tabel penggunaan operator perbandingan, makna dan hasilnya.

Operator  Makna                              Penggunaan      Hasil
==        Sama dengan                        $x == $y        FALSE
!=        Tidak sama dengan                  $x != $y        TRUE
<         Lebih kecil dari                   $x < $y         TRUE
>         Lebih besar dari                   $x > $y         FALSE
<=        Lebih kecil atau sama dengan dari  $x <= $y        TRUE
>=        Lebih besar atau sama dengan dari  $x >= $y        FALSE

Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment

Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment. Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan 1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa

$counter = $counter + 1;

dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat sebagai $counter += 1;

Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+=) merupakan gabungan dari operator aritmatik dan assignment.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk operator lain jenis ini.

Operator  Contoh             Operasi yang ekuivalen
+=        $x += 2;           $x = $x + 2;
-=        $x -= 4;           $x = $x - 4;
*=        $x *= 3;           $x = $x * 3;
/=        $x /= 2;           $x = $x / 2;
%=        $x %= 5;           $x = $x % 5;
.=        $my_str.="hello";  $my_str = $my_str . "hello";

Operator Pre/Post Increment dan Decrement

Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini:

  • $x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;
  • $x–; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;

Contoh:

<?php
$x = 4;
$x++;
echo $x; // menghasilkan 5
$y = 4;
$y--;
echo $y; // menghasilkan 3
?>

 

Saya seorang dosen dan peneliti di Universitas Sebelas Maret. Bidang penelitian saya tentang: adaptive learning, datascience, dan computer aided learning. Selain itu saya juga seorang blogger, serta penulis buku tentang pemrograman, dan matematika.

Leave a Reply