PHP

Menentukan Tanggal n Hari Berikutnya dan n Hari Sebelumnya Dari Tanggal Hari Ini

Dalam blog ini telah banyak saya bahas mengenai pengolahan tanggal. Namun sepertinya untuk menentukan tanggal dari n hari sesudah dan n hari sebelum tanggal hari ini belum pernah saya bahas.

Suatu ketika tentu kita pernah dihadapkan pada suatu kasus untuk menentukan tanggal n hari berikutnya dan n hari sebelumnya dari hari ini. Sebagai contoh misalnya dalam kasus peminjaman buku atau rental secara umum. Biasanya ketika terjadi transaksi peminjaman, sudah ditentukan batas waktu lamanya peminjaman. Sebagai contoh misalnya suatu rental menentukan maks lama peminjaman adalah 7 hari. Jika seseorang meminjam tanggal 20 April 2010, maka seharusnya si peminjam mengembalikan pinjamannya maksimal tanggal 27 April 2010. Sehingga jika pengembaliannya setelah tanggal 27 April maka diberikan denda.

Dari kasus di atas, tentunya untuk menentukan n hari ke depan setelah hari ini menjadikan problem tersendiri bagi seorang programmer. Tapi jangan khawatir, karena dengan PHP untuk menentukan tanggal n hari ke depan dan n hari sebelumnya dari tanggal hari ini dapat dilakukan dengan sangat mudah.

Cara Membuat Script PHP Untuk Cek Pulsa Dengan Gammu

Banyak sekali pengunjung setia blog ini yang menanyakan bagaimana cara melakukan cek pulsa menggunakan Gammu. Pertanyaannya menarik juga, karena kebanyakan orang mengidentikkan Gammu hanya sebagai tool untuk pengolah SMS Gateway saja. Tapi… bisakah Gammu ini digunakan untuk cek pulsa juga? Setelah saya melakukan eksperimen sendiri beberapa waktu yang lalu, dan hasilnya ternyata …. “BISA” ๐Ÿ™‚

OK.. dalam artikel ini saya akan mencoba memaparkan cara melakukan cek pulsa dengan Gammu, baik melalui console (command prompt) maupun menggunakan script PHP.

Menjalankan Script PHP Untuk SMS Gateway Tanpa Autorefresh Dengan AJAX

Sebenarnya sudah lama niat saya untuk artikel ini, tapi maaf baru kesampaian sekarang. Sepertinya para fans blog ini sudah gak sabar ๐Ÿ™‚ Artikel ini didasarkan pada hasil eksperimen pribadi yang awalnya hanya bersifat iseng-iseng saja. Dari judul artikel di atas, tentu Anda sudah bisa memperkirakan apa isi artikel ini yaitu cara alternatif menjalankan script PHP untuk memproses SMS gateway tanpa autorefresh browser. Dalam hal ini pembahasan hanya dibatasi untuk SMS Gateway dengan Gammu.

Pada artikel-artikel sebelumnya, seringkali saya membuat contoh-contoh script PHP untuk memproses SMS yang masuk ke database menggunakan konsep autorefresh setiap n detik atau menjalankan script berulang-ulang secara otomatis setiap n detik. Namun konsep ini terkadang kurang cocok untuk browser yang menolak autorefresh. Beberapa rekan-rekan mengeluh karena browsernya tidak bisa melakukan autorefresh yang kemungkinan disebabkan settingan di browsernya. Dengan autorefresh yang sering tersebut, terkadang browser menganggap adanya suatu program abnormal.

Dari hal di atas, maka saya menggunakan pendekatan lain untuk menjalankan script PHP pengolah SMS gateway tersebut bukan lagi menggunakan autorefresh namun menjalankan script PHP nya di balik layar (browser) menggunakan AJAX (Asynchronous Javascript And XML).

Membuat Script PHP untuk Restore Database MySQL

Dalam artikel sebelumnya, saya telah menulis artikel cara membuat script PHP untuk backup data MySQL melalui mysqldump. Pada artikel kali ini saya akan menulis artikel cara membuat script PHP untuk restore database MySQL sebagai kelanjutan dari artikel tersebut.

Adapun skenario dari script untuk restore data MySQL sebagai berikut. Andaikan kita telah memiliki file hasil dump database. Selanjutnya, untuk merestore hasil dump tersebut kita browse file dump lalu kita klik tombol prosesnya. Selesai… Namun dalam hal ini, kita sudah tentukan dulu nama databasenya.

Membuat Sendiri Script PHP Untuk Backup MySQL

Melalui artikel ini saya akan mencoba memaparkan bagaimana cara membuat sendiri script PHP untuk keperluan backup MySQL menggunakan fasilitas mysqldump. Meskipun kita dapat dengan mudah membackup (dump) data-data yang tersimpan di MySQL menggunakan phpMyAdmin, tapi mungkin diantara Anda ingin membuat sendiri script untuk backup sebagai salah satu fitur aplikasi web yang sedang Anda buat.

PHP

Menentukan Nama Hari Pasaran Jawa Dari Tanggal Tertentu dengan PHP

Wah… mentang-mentang orang Jawa nih ye… artikel yang ditulis berbau ke-Jawa-an. He.. 3x bukan gitu sih, soalnya beberapa waktu yang lalu ada eks mahasiswa saya yang komen di blog ini dan menanyakan gimana caranya mengetahui nama hari pasaran Jawa dari suatu tanggal tertentu dengan script PHP. Aneh.. dan sangat menggelitik juga pertanyaannya, namun sekaligus menantang. BTW… mungkin dia mau bikin script ramalan jawa berdasarkan wetonnya kali ya ๐Ÿ™‚ semoga tidak lah….

Bagi yang belum tahu nama hari dalam pasaran Jawa, bahwa di Jawa, khususnya Jawa Tengah terdapat 5 nama hari khusus secara berurutan yaitu pahing, pon, wage, kliwon, legi. Jika Anda main ke Jawa Tengah, maka mungkin Anda akan menjumpai kalender yang di bawah tanggalnya terdapat nama-nama hari pasaran itu. Nah… sekarang bagaimana caranya menentukan nama hari pasaran jawa dari suatu tanggal tersebut menggunakan PHP?

PHP

Membuat Sendiri Script Excerpt (Cuplikan) Artikel Ala WordPress

Kalau Anda WordPress maniac, tentu tidak asing dengan istilah ‘excerpt’. Excerpt adalah istilah yang maksudnya kurang lebih sama dengan ‘cuplikan artikel’ dalam bahasa Indonesia. Contoh excerpt adalah seperti di halaman depan blog ini. Di situ ada daftar artikel, yang di dalamnya ada judul artikel dan cuplikan artikelnya. Untuk melihat detail artikel, cukup mengklik judul artikel atau kata-kata ‘Baca selengkapnya..’ atau kalo di blog lain seringnya berbunyi ‘Read more…’.

Nah… di sini saya akan membahas tuntas mengenai cara membuat sendiri excerpt tersebut dengan PHP dan MySQL. Ide pembuatannya kita contoh saja idenya WordPress. Mudah-mudahan hal ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin membuat atau mengembangkan CMS buatan sendiri.

PHP

Penggunaan USER AGENT Untuk Konten Mobile

Blog ini telah dilengkapi dengan tampilan mobile friendly bagi pengunjung setia yang sering mengakses via handphone. Secara otomatis blog ini akan mengarahkan (redirecting) tampilan ke mode mobile friendly bila sedang diakses via handphone. Bila Anda perhatikan, tampilan blog dalam mode mobile friendly ini lebih sederhana dibandingkan tampilan sebenarnya. Anda bisa lihat seperti apa tampilan blog ini via handphone. Dengan mode mobile friendly ini, file size yang diakses via handphone akan lebih kecil sehingga pulsa yang diperlukan untuk akses internet juga sedikit. Konsep yang sama juga diterapkan oleh Detik.com.

Contoh lain, pernahkah Anda mengunjungi situs waptrik.com? Situs tersebut menyediakan free software aplikasi handphone Anda. Apabila Anda mencoba mengunjungi situs tersebut via browser di komputer Anda, maka situs tersebut tidak bisa diakses. Mengapa? karena situs tersebut hanya bisa diakses oleh handphone saja. Hebatnya lagi.. begitu Anda akses situs tersebut dengan handphone, maka secara otomatis akan muncul list software-software yang kompatible terhadap handphone Anda. Sebagai contoh misalkan Anda menggunakan Nokia, maka akan muncul list software yang support dengan Nokia, dst.

Nah.. yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang pengunjung situs kita atau secara umum pengakses script yang kita taruh ke dalam server hosting itu menggunakan handphone atau tidak? atau kalau perlu kita bisa mendeteksi merek handphone yang sedang digunakan visitor. Konsep ini nantinya kita gunakan untuk membuat konten mobile. Pertanyaan tersebut dapat terjawab dengan membaca user agent dari visitor.