Free Ebook Tutorial from Rosihan Ari's Blog

Ebook Javascript | Ebook PHP | Ebook AJAX | Ebook CSS | Ebook FPDF | Ebook Wordpress | Ebook Java SE




Tips Cara Cerdas Memilih Web Hosting


May 2nd, 2009 | by rosihanari |


Jual kaos

Saat ini telah banyak bermunculan jasa yang melayani web hosting, khususnya di Indonesia. Masing-masing pembuka jasa web hosting berlomba-lomba menawarkan pelayanan yang baik dan fitur yang lengkap, serta biaya yang murah.

Nah… bagi Anda yang ingin memiliki web sendiri melalui jasa web hosting, berikut ini ada beberapa tips yang mudah-mudahan bisa membantu Anda dalam memilih jasa web hosting sehingga kebingungan tidak menghinggapi diri Anda :-)

Beberapa tips berikut ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan sebagian yang lain hanya sekedar opini saya sendiri setelah sharing dengan para sahabat saya yang lebih expert tentang masalah hosting.

Tips berikut ini saya urutkan sesuai prioritas yang harus diperhatikan dalam memilih web hosting.

  1. Nama Perusahaan

    Dalam memilih jasa web hosting, pastikan jasa tersebut memiliki nama dan informasi yang jelas seperti alamat, nomor telepon, nama pemilik. Kalau perlu silakan kontak langsung ke nomor telepon yang tertera di situ untuk sekedar tanya-tanya.Begitu Anda menjumpai layanan hosting yang terdapat ketidakjelasan hal-hal seperti di atas, sebaiknya jangan menggunakan jasa mereka karena ketidakjelasan ada indikasi penipuan.

    Mengapa tips ini diletakkan di nomor satu? ya… karena validitas dan kejelasan layanan hosting ini merupakan hal yang terpenting. Sekali layanan hosting ada yang tidak valid atau tidak jelas, maka dipastikan semua parameter pelayanan  juga tidak akan baik.

    Selain itu kalau perlu, coba lihat usia jasa web hosting tersebut. Sudah berapa tahunkah dia berjalan. Semakin lama usianya, maka diharapkan semakin berpengalaman dalam masalah hosting.

    Anda dapat mengetahui usia jasa layanan hosting dengan melihat WHOIS dari web penyedia layanan hosting. Untuk melihat WHOIS, Anda bisa akses http://whois.domaintools.com kemudian masukkan alamat web dari penyedia layanan hosting tersebut.

  2. Layanan Technical Support

    Setelah Anda yakin dengan validitas dan kejelasan informasi tentang penyedia layanan web hosting, selanjutnya coba Anda cek layanan supportnya. Usahakan mencari layanan web hosting yang technical supportnya bekerja 24 jam.Mengapa hal ini menjadi prioritas ke dua? Ya.. tidak ada yang bisa menjamin bahwa website Anda akan selamanya berjalan baik. Pasti suatu saat mengalami trouble.Dengan layanan support 24 jam, maka dapat dengan segera Anda kontak dengan mereka untuk segera mengatasi bila terjadi trouble.

    Yang menjadi masalah adalah, bagaimana caranya mengetahui bahwa layanan supportnya bekerja 24 jam? Caranya adalah coba tanya-tanya via YM (biasanya layanan web hosting menyediakan layanan support via YM) atau telepon. Namun… pastikan waktunya adalah pada waktu malam hari atau tengah malam atau menjelang pagi hari. Bila support tersebut merespon maka dipastikan mereka bisa diandalkan. Cobalah kontak untuk sekedar bertanya-tanya beberapa kali di waktu yang berlainan.

  3. Parameter Harga

    Nah.. inilah yang kadang membius para konsumen :-) Sebaiknya ‘berhati-hati’ dalam memilih web hosting yang menawarkan harga murah atau bahkan termurah. Tidak semuanya layanan web hosting yang menawarkan harga murah diimbangi dengan kualitas layanan yang baik. Terkadang murahnya harga yang diberikan diakibatkan dari pemangkasan biaya operasional. Misalkan server yang digunakan berspesifikasi rendah, atau bahkan ada banyak layanan web hosting yang menggunakan teknik over selling untuk memangkas biaya operasional.

    Nah.. biasanya jasa layanan web hosting yang menggunakan teknik overselling ini menggunakan embel-embel ‘unlimited quota’ untuk memikat konsumen, misalkan ‘unlimited space’ dan ‘unlimited bandwidth’.

    Sebenarnya sah-sah saja sih jasa layanan hosting menggunakan teknik ini, namun seharusnya juga didukung oleh pengelolaan yang handal. Jika tidak, maka efek dari over selling ini bisa merugikan para konsumen, misalkan akses jadi lambat, sering putus/server down dll.

  4. Fitur dan Kualitas Hosting

    Biasanya layanan web hosting akan menampilkan fitur layanan hosting yang dimilikinya, misalnya spesifikasi hardware server, software yang digunakan, sistem operasi dsb.Nah… bagi Anda yang memahami tentang kualitas hardware dan software, pastikan Anda melihat hal tersebut. Pastikan bahwa kualitas hardware yang digunakan benar-benar handal dan tangguh, serta software yang digunakan adalah yang up to date.

    Ada suatu trik khusus yang bisa digunakan untuk mengetahui kualitas layanan web hosting, yaitu dengan memanfaatkan mesin pencari, misal Google. Lho? apa hubungannya? Misalkan Anda naksir pada suatu layanan web hosting bernama ‘X’, maka coba cari tahu apakah ‘X’ tadi kualitas layanannya bagus atau tidak. Bagaimana caranya? ya coba ketik keyword misalkan ‘X sering ngadat’ atau ‘X sering down’ atau ‘X kualitas jelek’ atau yang sejenisnya. Bila pencarian tersebut membuahkan hasil, maka harap ‘hati-hati’ :-)

  5. Status Kepemilikan Domain

    Beberapa layanan hosting tidak transparan dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam pembelian domain. Terkadang status kepemilikan domain para konsumen ini tidak jelas apakah menjadi sepenuhnya milik konsumen atau tidak. Bila kepemilikan domain adalah sepenuhnya milik konsumen maka sudah seharusnyalah disediakan domain manager untuk mengelola domainnya.Nah… sebaiknya sebelum memilih layanan hosting tanyakan status kepemilikan domain yang akan Anda beli.

  6. Memilih Lokasi Server

    Nah… setelah Anda menjalankan tips 1 s/d 5 di atas dan sudah menemukan web hosting yang cocok, maka proses berikutnya adalah memilih lokasi server.Rata-rata layanan web hosting di Indonesia menawarkan 3 lokasi server yang bisa dipilih yaitu di Indonesia (IIX), Singapore, dan US.Lantas… kira-kira dari ketiga lokasi tersebut mana yang akan dipilih?

    Berdasarkan pengalaman saya ketika menggunakan IIX sebagai lokasi server, ada sisi positif dan negatif. Sisi positifnya adalah kecepatan akses yang tinggi untuk trafik lokal (traffic dari Indonesia). Namun sisi negatifnya adalah sangat lambat atau sulitnya bila diakses dari luar negeri. Hal ini ditunjukkan oleh sulitnya robot Google dalam mengcrawl blog saya ini ketika masih di IIX. Hampir beberapa minggu blog saya tidak dikunjungi robot Google. Padahal sebelumnya (ketika masih di server Singapore) hampir tiap hari dikunjungi oleh robot Google.

    Selain itu bila Angin ingin mengikuti program bisnis internet luar negeri dimana kita diwajibkan menyisipkan semacam script ke dalam website kita, sebaiknya jangan ambil server yang berlokasi di IIX. Hal ini ditunjukkan dengan pengalaman saya mengikuti program ‘Backlinks’, ternyata script mengalami error. Setelah saya konfirmasi ke technical support program tersebut, hal ini disebabkan situs/blog saya tidak bisa diakses dari server di luar negeri. Hal ini terjadi di dua web hosting yang pernah saya pilih.

    Oleh karena itu bisa saya simpulkan bahwa bagi Anda yang ingin memiliki web di server IIX, pastikan bahwa pengunjung website Anda hanya berasal dari lokal Indonesia.

    Trus… bagaimana dengan server di US? Alhamdulillah sampai saat ini saya masih menggunakan server US dan sampai saat ini belum menjumpai masalah yang berarti, seperti sering down atau error dsb.  Banyak orang yang bilang bahwa server US itu direkomendasikan hanya bila ingin membuat situs web yang trafficnya dari luar negeri. Kalau menurut saya itu tidak sepenuhnya benar karena untuk blog/situs saya ini yang kebanyakan trafficnya hampir 98% dari Indonesia tidak menjumpai masalah apa-apa. Bahkan dari sisi kecepatan akses juga hampir sama dengan ketika saya menggunakan server IIX.

    Sedangkan untuk server Singapore, maaf saya tidak bisa banyak berkomentar karena masih miskin pengalaman terkait dengan server di lokasi ini. Meskipun dulu pernah menggunakan, namun hanya dalam waktu yang tidak lama karena ingin segera pindah ke IIX.

    Namun sekedar wawasan saja, ada beberapa web hosting yang tidak menyediakan lokasi server di Singapore. Hal ini pernah saya tanyakan, dan jawabannya adalah karena seringnya trouble dan down pada server Singapore. Akan tetapi hal ini tidak bisa disamaratakan atau ‘digebyah uyah’ (dalam bhs Jawa) untuk keseluruhan web hosting yang menawarkan lokasi di Singapore.

Mudah-mudahan tips di atas sedikit bisa membantu Anda semua yang sedang berada ditengah kebingungan dalam memilih web hosting.

Selamat berburu web hosting.. :-)


Kata kunci: hosting - tips -


 

Komentar Anda ...