Setting Gammu Untuk Lebih Dari Satu HP/Modem
January 28th, 2010 | by rosihanari |
Cetak Artikel Ini
Dalam artikel yang lain, saya telah memaparkan cara setting Gammu. Namun pembahasan tersebut hanya pada cara setting untuk 1 buah HP/modem saja. Lantas bagaimana bila HP/modem yang ingin dipasang lebih dari satu? Trus… misalkan ada 2 HP/modem misalkan A dan B, gimana cara mengirim SMS dengan Gammu melalui HP/modem A atau B? Temukan jawabannya di artikel ini.
Bila Anda masih bingung dengan penjelasannya, sebaiknya baca dulu artikel sebelumnya yang membahas setting gammu untuk sebuah HP/modem.
OK kita mulai pembahasannya ya. Kita mulai bahas dulu cara setting Gammu untuk lebih dari satu HP/modem dahulu. Di sini saya andaikan akan memasang 2 buah HP/modem. Untuk HP/modem sejumlah 3, 4 atau lebih caranya sama persis.
Berikut ini adalah cara setting Gammu untuk 2 buah HP/modem atau lebih:
Langkah 1.
Silakan colokkan HP/modem yang Anda ingin instal di Gammu ke sembarang port komputer (lihat gambar di bawah)

Keterangan:
Pada gambar di atas, saya ingin menginstal 2 buah HP di notebook Sony Ericcsson W200i kesayangan saya yang kini mau saya jual hiks…
Oya… Pastikan 2 buah HP/modem tersebut sudah dikenali oleh komputernya. Gimana caranya? ya.. tentu saja harus menginstal drivernya dulu. Untuk mengecek apakah sudah dikenali atau belum, Anda bisa lihat di Control Panel – Phone and Modems Option – Modem.
Ralat Penting!!
Pada saat artikel ini dibuat, untuk melihat nomor port di mana kita colokkan modem/hp kita, saya menyarankan melalui Control Panel – System – Hardware – Device Manager, dan lihat bagian Ports (COM & LPT). Tolong jangan melihat portnya melalui cara tersebut, karena nomor port yang muncul tidak bisa digunakan untuk mengirim long SMS. Nomor port yang muncul dari cara tersebut hanya bisa untuk mengirim SMS dengan panjang tak lebih dari 160 karakter saja.
Langkah 2.
Setelah kedua HP dikenali oleh komputer, sekaligus nomor portnya sudah diketahui yaitu misalnya COM8 dan COM17, selanjutnya adalah mengedit file GAMMURC nya yang ada di direktori Gammu Anda. Karena ada 2 buah HP/modem, maka kita edit konfigurasinya pada bagian [gammu] dan [gammu1]. Settinglah parameter port dan connection pada keduanya. Berikut ini contoh konfigurasi GAMMURC dari kasus di atas.
[gammu] port = com8: connection = at115200 . . [gammu1] port = com17: connection = at115200 . .
Bila Anda ingin menambahkan HP/modem ke tiga, maka cukup Anda tambahkan sendiri konfigurasi untuk
[gammu2] port = com17: connection = at115200 . .
begitu seterusnya…
Langkah 3.
Setelah file GAMMURC diedit menyesuaikan jenis HP/modem dan port nya, langkah berikutnya adalah mengecek apakah kedua HP/modem sudah dapat dideteksi oleh Gammunya. Untuk melakukan hal ini adalah dengan mengetikkan perintah berikut ini pada direktori Gammu Anda melalui command prompt:
gammu 0 identify
Keterangan: perintah di atas untuk mengecek apakah Gammu sudah dapat mengenali HP/modem yang tercolok ke port COM8.
dan perintah
gammu 1 identify
Keterangan: perintah di atas untuk mengecek apakah Gammu sudah dapat mengenali HP/modem yang tercolok ke port COM17.
Untuk mengecek HP/modem ke tiga, perintah yang Anda gunakan adalah
gammu 2 identify
begitu seterusnya.
Dalam contoh ini, apabila kedua HP sudah dikenali oleh Gammu maka hasil dari kedua perintah di atas akan tampak informasi tentang HP/modem Anda sebagaimana gambar di bawah ini.

Langkah 4.
Setelah GAMMURC dimodifikasi, langkah berikutnya adalah mengedit di file SMSDRC nya yang ada di direktori Gammu Anda. Karena Anda menggunakan lebih dari satu HP/modem, maka file SMSDRC nya juga dibuat lebih dari satu sejumlah HP/modem Anda. Trus.. nama filenya apa donk? Anda bisa beri nama filenya terserah, misalnya: SMSDRC1, SMSDRC2, dst… dengan cara merename nama file aslinya.
Berikut ini contoh isi konfigurasi untuk file SMSDRC1 yang nantinya akan kita kaitkan dengan HP/modem yang tercolok di port COM8. Ubahlah pada bagian parameter tertentu saja seperti pada contoh ini bila Anda ingin Gammunya diintegrasikan dengan MySQL.
[gammu] port = com8: connection = at115200 . . service = mysql . . phoneid = Phone1 . . user = dbuser password = dbpass pc = localhost database = dbname
Keterangan:
Perhatikan konfigurasi di atas! Di situ terdapat parameter ‘phoneid’. Phoneid ini penting karena nantinya digunakan untuk penanda ketika kita menerima atau mengirim sms. Misalkan kita ingin mengirim sms via HP yang tercolok di port COM8, maka kita gunakan phoneid tersebut ketika proses mengirimnya. Dalam contoh ini, HP/modem yang tercolok di COM8 ini dinamai ‘Phone1′. Hilangkan tanda # di depan parameter phoneid bila ada.
dan berikut contoh isi konfigurasi file SMSDRC2 yang nantinya kita kaitkan dengan HP/modem yang tercolok di port COM17.
[gammu] port = com17: connection = at115200 . . service = mysql . . phoneid = Phone2 . . user = dbuser password = dbpass pc = localhost database = dbname
Keterangan:
Dalam contoh ini, HP/modem yang tercolok di port COM17 dinamai ‘Phone2′ pada phoneid nya.
Langkah 5.
Setelah file SMSDRC kita buat sejumlah HP/modem nya, langkah berikutnya adalah menginstal servicenya. Karena jumlah HP/modem yang digunakan lebih dari satu, maka kita buat servicenya juga lebih dari satu. Berikut ini perintah untuk membuat servicenya melalui command prompt di dalam direktori Gammu.
gammu-smsd.exe -c namafilesmsdrc -n namaservice -i
Keterangan:
‘namafilesmsdrc’ nanti diganti dengan nama file SMSDRC yang telah kita buat sebelumnya, dan ‘namaservice’ kita ganti dengan nama service yang kita inginkan.
Berikut ini perintah untuk menginstal service untuk HP/modem yang tercolok ke port COM8 yang menggunakan file SMSDRC1 sebagai konfigurasinya, dan servicenya kita beri nama (gammu1). Untuk nama servicenya kita bisa tentukan sembarang (terserah), asal untuk nama service yang satu dengan yang lain berbeda.
gammu-smsd.exe -c smsdrc1 -n gammu1 -i
dan berikut ini perintah untuk menginstal service untuk HP/modem yang tercolok ke port COM17 yang menggunakan file SMSDRC2 sebagai konfigurasinya, dan servicenya kita beri nama (gammu2).
gammu-smsd.exe -c smsdrc2 -n gammu2 -i
Cara yang sama juga dilakukan untuk 3 buah HP/modem atau lebih.
Apabila kedua service telah sukses dibuat, maka di bagian CONTROL PANEL – ADMINISTRATIVE TOOLS – SERVICES akan muncul kedua service yang telah dibuat, sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini

Untuk menjalankan servicenya, tinggal double klik saja pada kedua service tersebut.
OK proses setting/instalasi Gammu dengan lebih dari satu HP/modem sudah selesai. Sekarang kita telusuri di tabel MySQL nya. Kita akan lihat pengaruh dari instalasi lebih dari satu HP/modem ini.
Kita telusuri dulu data SMS yang masuk ke tabel INBOX apabila ada sms yang diterima dari salah satu HP/modem yang sudah terinstal di Gammunya. Apabila ada SMS yang masuk melalui salah satu HP/modem yang sudah terinstal di Gammu, maka pada bagian field ‘RecipientID’ akan muncul nama phoneid sesuai yang sudah kita setting di SMSDRC nya tadi. Perhatikan gambar berikut ini yang menunjukkan isi tabel INBOX setelah beberapa SMS masuk melalui HP/modem yang terinstal di Gammu,

Jika field ‘RecipientID’ nya muncul ‘Phone1′ berarti SMS tersebut diterima oleh HP/modem yang tercolok di port COM8. Demikian pula bila yang diterima oleh HP/modem yang tercolok di COM17, yang akan menampilkan ‘Phone2′ pada field RecipientID nya.
Selanjutnya bagaimana bila kita ingin mengirim SMS dengan Gammu melalui HP/modem tertentu yang sudah terinstal? Caranya mudah sekali kawan, yaitu tinggal kita tentukan saja nama phoneid nya, lalu phoneid ini kita masukkan ke field ‘SenderID’, contoh:
INSERT INTO outbox (DestinationNumber, TextDecoded, SenderID)
VALUES ('085728434754', 'Test', 'Phone1')
Contoh di atas adalah perintah SQl untuk mengirim SMS ke no 085728434754 (no HP saya he3x ) melalui HP/modem yang tercolok ke port COM8.
Nah… mudah bukan settingnya? selamat mencoba ya…
Teknik di atas sudah diuji coba dan berjalan dengan lancar di modem Wavecom Fastrack.
Anda ingin mendownload beberapa tool programming 100% gratis?
Silakan download di FREE PROGRAMMING TOOLS.
atau ingin berdonasi untuk pengembangan blog ini cukup dengan $1 via Paypal?
Beberapa artikel terkait
- Setting Gammu untuk Aplikasi SMS Gateway
- Jual Modem Wavecom Fastrack Untuk SMS Gateway
- Cara Supaya Service SMS Daemon Gammu Berjalan Otomatis di Windows
- Cara Membuat Script PHP Untuk Cek Pulsa Dengan Gammu
- Teknik Dasar Mengirim SMS dengan Gammu
- Easy Gammu Installer & E-Book Gammu
- Membuat Script SMS Flash Dengan Gammu dan PHP
- Teknik Mengirim Long Text SMS Gammu dengan Query SQL
- Beberapa Tombol Submit dalam Satu Form
- Membuat Script PHP untuk Rekap Data dari Data Mentah
Share this article on:
Kata kunci: instalasi gammu handphone - instalasi gammu modem - instalasi sms gateway - konfigurasi gammu - setting gammu - sms gateway gammu -





sip artikelnya..
Salam kenal pk sy anca mw tnya,
gammu bisa gk utk request call
mis *888# utk cek pulsa slh satu provider
Nah, mksd sy *0852556XXX# utk request data dari database melalui hp/modem tersebut
@anca: mm… belum pernah dicoba mas. Coba lain kali ya..
ada aplikasi untuk penjadwalan ga?
Malam mas, banyak yang saya dapat dari blog sampean mas, terimakasih sembelunya karena testimonial yang sampean bikin banyak membantu saya, yang ini juga membantu, tapi sekarang kasusnya gimana cara bikin servicenya di linux…? saya pake UBUNTU 9.10, terimakasih
Selamat malam
@Q.Sigit.P: maaf mas sigit, saya mah gak bisa Linux
blog ini sangat bagus dan membantu saya, terima kasih
bagaimana configurasinya jika modem 1 hanya untuk terima sms dan modem 2 haynya untuk kirim sms??
terima kasih
deni.
@deni: prinsipnya sama seperti di atas, berarti anda butuh 3 file smsdrc yang berbeda dan anda harus instal 3 service gammu. Nanti untuk mengarahkan pengiriman sms ke 2 modem tertentu tinggal arahkan SenderID dari kedua modem tersebut saja.
salam kenal mas ,,
mas knapa yah di mysql saya jika di input data 1 malah data yang masuk ke mysql menjadi 4 ???
tolong jawab
@ade: coba dicek lagi algoritma script nya mas, siapa tahu memang ada sebuah query insert yang dijalankan 4 kali di script Anda namun tidak Anda sadari.
mas mau minta bantuannya nihh
aku coba setting gammu semua sudah ok
tapi setiap smsd service nya aku jalankan muncul peringatan ” The service did not respond to the start or control request in a timely fashion” mohon bantuannya… padahal koneksi hp dan database nya udah ok trims
@darma: itu kemungkinan struktur tabel database gammu dengan gammu nya sendiri gak match versinya mas.
mas kalau truktur tabel database gammu dengan gammu nya sendiri gak match, solusinya gimana yaaa
mohon dengan sangan bantuannya… soalnya buat projek skripsi…. trimsss
@darma: download saja semua kelengkapan file gammu termasuk tabel2nya di http://blog.rosihanari.net/setting-gammu-untuk-aplikasi-sms-gateway mas…
Wah… tutorialnya menarik.. tapi keberuntungan saya sudah kepincut sama yang namanya smslib. Di SMSLib, untuk menambah modem yang lebih dari satu caranya cukup mudah, cukup dengan
srv.addGateway(new serialModemGateway(…));
srv.addGateway(new serialModemGateway(…));
srv.addGateway(new serialModemGateway(…));
srv.startService();
Jadi tetap satu service yang berjalan. Tapi nice info tuk BT ini..
Terimakasih BUat artikel2 gammunya keren2 pak ini saya lagi mo beralih dari nowsms… semangat buat artikelnya pak…:D
om aku pas ngirim kok gag muncul sender id nya ya?
jadi pas sms diterima tetep muncul nomer gsm ku
@rendra: kalau di sms yang diterima ya… nomornya tetap no GSM nya dong mas…
sender ID itu hanya identitas di Gammu nya untuk menunjukkan ke hp mana ngirimnya.
tapi saya pernah pake OS Debian itu bisa mas, jadi misalnya kita pake Sender ID “Rendra”
nah pada HP penerima itu meskipun belum ada nomer saya, itu sudah muncul nama pengirimnya yaitu nama “Rendra” tadi …
thanks, mohon dicerahkan
@rendra: mmm… belum bisa mas saya… oya? pakai Debian bisa ya?
Thanx tutorialnya Mas, sangat2 membantu
tp klo pake 2 modem dengan sms now, gimana settingnya supaya beda modem yang menerima sms dan yang mengirim balasan sms.
nambah lagi mas,,,ap ada script untk bikin mms dengan gateway,jadi mms gateway ,,,thanks
@erik: mmm… belum pernah nyoba mas
tapi mestinya bisa, soalnya di gammu itu ada fitur untuk ngirim MMS (image, sound).
@tamrin: saya belum pernah pake software buatan orang mas (now sms).
jadi kurang tahu teknisnya…
agan yang baik…
kok koneksi dari N90 via blutot kagak dikenali ama gammu ane ya?konfigurasi udah sesuai dengan tuntunan agan… bisa email balik tentang solusi untuk ane?
suwun….
mas ..tanya saya pake win7 kok kgak support ya…padahal gammu –identify bisa..tapi pas gammu –sendsms TEXT 0856xxxxx kok g bisa yaaa…dilinux lancar
@rosi: versi gammu di win7 dan linux sama? hp/modem nya apakah juga sama?
sama semua mas…napa ya kgak support win7..kalua XP bisa…
@rosi: saya juga kurang tahu mas, karena saya masih setia dengan XP. Kalo sy baca di webnya gammu, untuk instal service gammu musti dimatikan dulu UAC (User Access Control) nya sebelum servicenya diinstal. Saya kurang tahu deh maksudnya…
ok deh pak boz
Assalammualaikum,
saya lagi nih pak. Saya sudah coba aplikasi yang sudah bapak tulis dan alhamdulillah bisa.
Modem Pertama saya gunakan Wavecom Supreme 10 Fastrack dan modem kedua saya gunakan Siemens C55.
Pada Wavecom, gammu berjalan stabil dan tidak ada halangan. Namun pada modem jenis Siemens C55 awalnya lancar saja. Setelah beberapa jam ada masalah, setiap 1 sms yang masuk ke Siemens C55 pada inbox masuknya lebih dari 1 sms dengan waktu terima yang sama dan isi yang sama.
Dibawah ini saya copy paste jalannya Gammu dari Siemens C55:
RECEIVED frame type 0×00/length 0×04/4
4FO|4BK|0D |0A OK..
1 “AT+CPMS=”SM”,”SM”"
2 “+CPMS: 0,30,0,30,0,30″
3 “OK”
RECEIVED frame type 0×00/length 0×31/49
41A|54T|2B+|43C|50P|4DM|53S|3D=|22″|53S|4DM|22″|2C,|22″|53S|4D AT+CPMS=”SM”,”SM
22″|0D |0D |0A |2B+|43C|50P|4DM|53S|3A:|20 |300|2C,|333|300|2C “…+CPMS: 0,30,
300|2C,|333|300|2C,|300|2C,|333|300|0D |0A |0D |0A |4FO|4BK|0D 0,30,0,30….OK.
0A .
SMS status received
Used : 0
Size : 30
Getting phone SMS status
SENDING frame type 0×00/length 0×12/18
41A|54T|2B+|43C|50P|4DM|53S|3D=|22″|4DM|45E|22″|2C,|22″|4DM|45 AT+CPMS=”ME”,”ME
22″|0D “.
1 “AT+CPMS=”ME”,”ME”"
2 “+CPMS: 0,25,0,25,0,30″
3 “OK”
RECEIVED frame type 0×00/length 0×31/49
41A|54T|2B+|43C|50P|4DM|53S|3D=|22″|4DM|45E|22″|2C,|22″|4DM|45 AT+CPMS=”ME”,”ME
22″|0D |0D |0A |2B+|43C|50P|4DM|53S|3A:|20 |300|2C,|322|355|2C “…+CPMS: 0,25,
300|2C,|322|355|2C,|300|2C,|333|300|0D |0A |0D |0A |4FO|4BK|0D 0,25,0,30….OK.
0A .
SMS status received
Used : 0
Size : 25
Masalah mulai terjadi pada saat SMS status Received pada Size yang kedua berubah menjadi 30.
Kira-kira kenapa bisa terjadi pak? Dan apa penyelesaiannya.
Terima kasih atas jawaban bapak.
Wassalammualakum.
@eka_jo: memang untuk hp/modem tertentu hanya compatible pada gammu versi tertentu mas. Jadi suatu hp/modem bisa kompatibel untuk semua versi gammu. Untuk mencari versi Gammu yang cocok dengan hp/modem tertentu dibutuhkan riset dan uji coba mas. Good luck !!
ada tutorial yang koneksinya pake bluetooth gak??
aku nyoba gagal terus.
terus sedikit cerita dulu pernah ada website yang menyediakan sms gratis, tapi uniknya kita bisa men set nama/nomor pengirim. waktu itu iseng2 aq tulis INDOSAT dan ternyata berhasil.pesan seolah-olah dari INDOSAT, sampe sekarang aku penasaran gimana caranya bikin sms gateway yang kaya gitu… ada yang tau gak??
@galih: itu namanya sms masking mas, coba tak riset dulu ya
ok… blog ni cip deh pokoknya…
kalo di integrasikan di web gimana mas?
jadi modem + gammu ada di pc lokal saya
nah script untuk mengirim sms ada di website lain.
jadi web dan pc lokal saya terintegrasi.