TELAH DIBUKA !!!

Toko Ebook Tutorial "RosihanAri.Net"


Free Ebook Tutorial from Rosihan Ari's Blog

Tutorial Javascript | Tutorial PHP Dasar | Tutorial AJAX | Tutorial CSS | Tutorial FPDF | Tutorial Wordpress



Slot iklan tersedia, pasang iklan di atas

Ebook yang direkomendasikan untuk Anda
Kunjungi Toko Ebook RosihanAri.Net

Perintah SQL (SELECT) untuk Multi Tabel (Bag. 1)


June 30th, 2008 | by rosihanari | Cetak Artikel Cetak Artikel

Pada artikel ini akan diberikan beberapa contoh perintah SQL yang diimplementasikan pada multi tabel. Adapun perintah SQL untuk manipulasi data pada satu tabel, saya yakin hal ini cukup mudah bagi Anda. Dalam contoh ini akan diambil studi kasus tentang pengambilan matakuliah mahasiswa.

Tabel-tabel yang dibuat pada studi kasus ini cukup sederhana saja untuk memudahkan pemahaman. Adapun tabel-tabel tersebut adalah:

mhs (
nim varchar(3),
namaMhs varchar(30),
primary key(nim)
)
mk (
kodeMK varchar(3),
namaMK varchar(30),
sks integer,
primary key(kodeMK)
)
ambilMK (
nim varchar(3),
kodeMK varchar(3),
nilai integer,
primary key(nim, kodeMK)
)

Dalam hal ini, field nim dan kodeMK pada tabel ambilMK merupakan foreign key. Apabila diperhatikan, tabel mhs dengan tabel ambilMK saling berelasi karena nim dalam tabel ambilMK berasal dari nim dalam tabel mhs (master tabel).

Demikian pula antara tabel mk dengan ambilMK. Kedua tabel ini juga berelasi karena kodeMK dalam tabel ambilMK berasal dari kodeMK dalam tabel mk.

Untuk record masing-masing tabel, misalkan diberikan berikut ini:

Tabel : mhs

nim    namaMhs
001    Joko
002    Amir
003    Budi

Tabel : mk

kodeMK    namaMK        sks
A01       Kalkulus      3
A02       Geometri      2
A03       Aljabar       3

Tabel : ambilMK

nim    kodeMK    nilai
001    A01         3
001    A02         4
001    A03         2
002    A02         3
002    A03         2
003    A01         4
003    A03         3

Selanjutnya misalkan akan dicari data-data sbb:

  1. Tampilkan nim dan nama mahasiswa yang mengambil Kalkulus (kodeMK = A01)
  2. Tampilkan nim, nama mahasiswa dan jumlah SKS matakuliah yang diambil untuk setiap mahasiswa
  3. Berapakah IPK mahasiswa bernama Budi (NIM: 003)
  4. Tampilkan nim, nama mahasiswa, dan IPK setiap mahasiswa

Untuk menjawab no. 1, kita harus cari dulu tabel mana yang terkait dengan query tersebut. Apabila kita akan mencari query tersebut berdasarkan nama matakuliah ‘Kalkulus’ maka tabel yang terkait adalah mhs (untuk menampilkan nim dan nama mahasiswa), mk (karena dalam tabel ini terdapat nama matakuliah), serta tabel ambilMK (karena tabel ini berisi data pengambilan matakuliah oleh mahasiswa).

Setelah menentukan tabel mana yang terkait dengan query, selanjutnya dapat dibuat statement SQL nya, yaitu

SELECT mhs.nim, mhs.namaMhs
FROM mhs, mk, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK
AND mk.namaMK = 'Kalkulus';

Maksud mhs.nim, maksudnya adalah menampilkan data nim yang berasal dari tabel mhs. Dapat pula Anda menuliskan SQL nya seperti ini

SELECT ambilMK.nim, mhs.namaMhs
FROM mhs, mk, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK
AND mk.namaMK = 'Kalkulus';

Hal ini dikarenakan untuk menampilkan nim dapat pula berasal dari tabel ambilMK.

Perhatikan bagian FROM dari kedua statement SQL di atas. Nama-nama tabel yang terkait dengan query dituliskan pada bagian FROM ini.

Selanjutnya apa maksud dari perintah mhs.nim = ambilMK.nim? Perintah ini digunakan untuk merelasikan tabel mhs dan ambilMK, dimana kedua tabel direlasikan melalui field nim di kedua tabel. Hal yang sama juga berlaku untuk perintah mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK.

Sedangkan perintah mk.namaMK = ‘Kalkulus’ digunakan sebagai syarat pencarian data (menampilkan data mahasiswa yang mengambil matakuliah Kalkulus).

Apabila pencarian data mahasiswa yang mengambil Kalkulus ini berdasarkan kode matakuliah (A01), maka Anda tidak perlu menggunakan tabel mk, tapi cukup tabel mhs dan ambilMK saja. Hal ini dikarenakan kodeMK dapat diketahui dari tabel ambilMK. Sehingga perintah SQL nya

SELECT mhs.nim, mhs.namaMhs
FROM mhs, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND ambilMK.kodeMK = 'A01';

Ketiga statement SQL di atas akan menghasilkan hasil yang sama yaitu

NIM    namaMhs
001    Joko
003    Budi

Selanjutnya akan dijawab pertanyaan no. 2. Seperti halnya langkah penyelesaian pertanyaan no. 1, langkah pertama harus kita tentukan dulu tabel apa saja yang terkait dengan query. Dalam hal ini kita akan menggunakan tabel mhs, mk dan ambilMK. Tabel mhs untuk menampilkan nim dan nama mahasiswa. Tabel mk digunakan karena di dalamnya terdapat data SKS. Sedangkan tabel ambilMK digunakan karena berisi data yang menunjukkan pengambilan matakuliah mahasiswa.

Perintah SQL untuk pertanyaan no. 2 adalah

SELECT mhs.nim, mhs.namaMhs, sum(mk.sks) as jumlahSKS
FROM mhs, mk, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK
GROUP BY ambilMK.nim

atau

SELECT mhs.nim, mhs.namaMhs, sum(mk.sks) as jumlahSKS
FROM mhs, mk, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK
GROUP BY mhs.nim

Untuk mencari jumlah SKS setiap mahasiswa, kita menggunakan perintah sum(mk.sks). Supaya perintah ini bisa jalan, maka harus ditambahkan perintah GROUP BY mhs.nim atau GROUP BY ambilMK.nim. Hal ini dikarenakan proses penjumlahan sks harus dilakukan pada setiap kelompok data. Maksudnya apa ya?
Perhatikan perintah SQL berikut ini

SELECT mhs.nim, mhs.namaMhs, mk.sks
FROM mhs, mk, ambilMK
WHERE mhs.nim = ambilMK.nim AND mk.kodeMK = ambilMK.kodeMK

Perintah di atas akan menampilkan nim, nama mahasiswa serta sks setiap mata kuliah yang diambil. Hasilnya adalah

NIM    namaMhs        SKS
001    Joko               3
001    Joko               2
001    Joko               3
002    Amir               2
002    Amir               3
003    Budi               3
003    Budi               3

Untuk pertanyaan no. 2 ini, seharusnya akan tampil hasil berikut

NIM    namaMhs        jumlahSKS
001    Joko              8
002    Amir              5
003    Budi              6

Sehingga supaya mendapatkan hasil seperti di atas, kita akan menjumlahkan setiap SKS yang diambil mahasiswa, berdasarkan kelompok mahasiswa, dalam hal ini dikelompokkan berdasarkan NIM. Mengapa tidak dikelompokkan berdasarkan nama mahasiswa? Wah bisa gawat kalau ini terjadi, karena ada kemungkinan  nama mahasiswa yang sama. Oleh karena itu harus ada perintah GROUP BY mhs.nim

Untuk pembahasan nomor yang lain akan dilanjutkan pada tutorial yang lain.


Baca Juga Artikel Terkait
Mencari Duplikasi Data dengan SQL



Slot iklan tersedia, pasang iklan di atas


Kata kunci:


Ada 27 komentar dalam artikel ini.



  1. nurhidayat says:

    saya maksud dg pencerahan bapak , cma saya masih bingun dalam penerapanya dalam perhitungan saya, saya lg buat laporan ahir bulanan sperti ini
    januari:
    penerimaan Rp 10000
    pengeluaran Rp 1000
    _________
    saldo akhir Rp. 9000

    bulan februari
    saldo awal Rp. 9000
    penerimaan Rp. 1000
    _________
    jumlah Rp. 10000

    pengeluaran Rp. 5000
    _________
    saldo aheri Rp. 5000

    dan seterusnya saldo akhir bulan itu menjadi saldo awal berikutnya, apakah saya harus buat tabel saldo akhir atau bisa di buat pada secrip
    phpny saja, minta pencerahnya terima kasih,

    • rosihanari says:

      to nurhidayat: mmm… cukup 1 tabel saja dengan field misal: kodeTransaksi, besarTransaksi, tglTransaksi, saldo. Untuk kode transaksi misal 0 = penerimaan, 1 = pengeluaran. Untuk proses perhitungan saldonya, anda bisa buat di scriptnya. Untuk query transaksi berdasarkan bulan, bisa anda manfaatkan tglTransaksi (diambil bulannya).

  2. nurhidayat says:

    WHERE bulan >= 1 AND bulan <= 4 ini klo transaksi di mulai awal tahun yaitu dari bulan 1 s/d 12 itu dalam tahun yg sama, sekarang yang jadi masalah kalo pembukuan di mulai dari bulan 7 s/d 6 thun berikutny
    gman itu pak? kebetulan saya lg buat sistem kuangan siswa pastinya pembukuan di mulai bulan juli (7) sd bulan juni (6) thun berikutnya, kalo kt mo tau saldo bulan april berarti kan dari
    bulan juli(7) sampai bulan april(4) makash

    • rosihanari says:

      to nurhidayat: oleh karena itu yang disimpan jangan hanya bulan transaksinya saja, namun tanggal-bulan-tahun lengkap, seperti jawaban saya sebelumnya (di atas).

  3. nurhidayat says:

    iya sudah pak, WHERE bulan >= 1 AND bulan <= 10
    lebih bingung lagi waktu saya coba samppai bulan ke 10 ko kenapa ya di php saya hanya bisa baca hurf 1 saja dan mengansumsikan itu = 1 AND bulan <= 12 begitu juga ke 12 mengansumsikan itu <=1, tpi saya coba di sql jadi apa ada yang bermasalah dg php saya ya pa!!

  4. nurhidayat says:

    yang <=10 membaca hanya 1 dah ketemu jawabnya ternyata tipey bukan int melain
    kn varchar karena saya kemaren memakai bulany bukan interger, yang belum ketmu
    caranya yg menjeumlahkan dari bulan juli sampai bulan juni thun berikutnya
    klo bisa kahsih tau secripny makasih

  5. Ivan says:

    Website ini benar-benar sangat membantu,thanks!amal anda akan selalu mengalir,karena ilmu anda bermanfaat bagi orang banyak

  6. Ivan says:

    asp.net nya dong pak?

  7. Dicky Nh says:

    Alhamdulillah ada pencerahan, mas klo contoh script phpnya bagaimana ya ?

  8. Dicky Nh says:

    Almadulillah ada pencerahan, mas saya masih belajar, klo script phpnya seperti apa ya ?

  9. sony says:

    saya mo nanya nih, gimana perintah di sql tuk gabung lebih satu tabel yg saya miliki perintah sqlnya namun masih error
    perintah sql yg saya gunakan adalah
    select DataObat.NamaObat, sum(ObatKeluar.JPS), sum(ObatMasuk.JPS) Group by DataObat.NamaObat

    artikel2 banyak membantu bagi pemula seperti saya, btw aplikasinya saya buat menggunakan Delphi 7….tq…majulah indonesia..aminnn

  10. Abu Nawas says:

    mas mau tanya..
    kalau script sql diatas di jadikan php gimana ya?
    saya bingung tentang tata letak titik komanya :)
    thanks