TELAH DIBUKA !!!

Toko Ebook Tutorial "RosihanAri.Net"


Free Ebook Tutorial from Rosihan Ari's Blog

Tutorial Javascript | Tutorial PHP Dasar | Tutorial AJAX | Tutorial CSS | Tutorial FPDF | Tutorial Wordpress



Slot iklan tersedia, pasang iklan di atas

Ebook yang direkomendasikan untuk Anda
Ebook Panduan Praktis OOP di PHP

Enkripsi File PHP dengan “Monas Encoder”


October 26th, 2010 | by rosihanari | Cetak Artikel Cetak Artikel

Bagi pengunjung yang telah membaca artikel tentang cara mengenkripsi script PHP sebelumnya, saya mohon maaf karena ternyata situs yang saya jadikan referensi yaitu www.freephpencoder.com sepertinya beberapa waktu ini down sehingga tidak bisa diakses. Padahal hasil enkripsi dari situs tersebut lumayan bagus, dan yang pasti 100% FREE dibandingkan software-software PHP encoder lainnya yang dipasarkan dengan harga yang lumayan mahal, sebut saja Ion Cube, Zend Guard dll.

Sebagai gantinya, dan sekaligus untuk mengobati kekecewaan para pengunjung setia blog ini :-) saya berikan alternatif cara untuk mengenkripsi script PHP yaitu menggunakan ‘Monas Encoder’. Monas? bukannya Monas itu di Jakarta -Indonesia? iya… memang Monas Encoder dibuat oleh orang Indonesia. Hebat kan?? :-) Encoder ini juga 100% FREE lho…

Monas Encoder ini sebetulnya project lama, dan kini sepertinya belum dilanjutkan kembali sehingga Monas Encoder ini belum kompatible dengan PHP 5.3.x. Ketika saya coba menggunakan PHP 5.2.x yang dalam hal ini saya menggunakan AppServ, hasil enkripsi Monas Encoder ini cukup bagus dan berhasil.

Menurut referensi yang saya dapatkan, versi PHP yang kompatibel dengan Monas Encoder adalah PHP 4.3.3 s/d 4.4.9, dan juga PHP 5.2.x.

Sebelum menggunakan Monas Encoder, pastikan versi PHP Anda adalah 5.2.x atau di bawah itu (4.3.3 s/d 4.9.9). Untuk mengetahui versi PHP yang Anda gunakan, buat saja script di bawah ini

info.php

<?php
phpinfo();
?>

Lalu taruh script di atas di folder WWW atau HTDOCS di web direktori Anda. Jika script di atas dijalankan, maka akan muncul tampilan seperti berikut

monas php encoder

Dalam contoh di atas, muncul versi PHP 5.2.6. Berarti kompatible dengan Monas Encoder.

Selanjutnya, jika versi PHP Anda sudah kompatible maka silakan download Monas Encoder di http://ombudi.com untuk versi Windows.

Setelah file didownload, Anda akan mendapatkan beberapa file yaitu ‘gui.php‘, dan beberapa file library yang ada di dalam folder ‘win32′. Di dalam folder ‘win32′ tesebut ada subfolder lagi yaitu ‘php-5.2.x’ dan ‘php-4.3.3_4.4.9′. Jika versi PHP Anda adalah 5.2.x, maka langkah selanjutnya adalah copykan file monas_encoder.dll dan monas.dll yang ada di dalam folder ‘php-5.2.x’ ke dalam folder extension php. Jika Anda menggunakan AppServ folder extension ini terletak di direktori C:\AppServ\php5\ext. Sedangkan jika Anda menggunakan XAMPP, biasanya letaknya di C:\xampp\php\ext.

Kemudian, edit file php.ini yaitu file konfigurasi php nya. Di XAMPP, file php.ini terletak di C:\xampp\php. Sedangkan jika menggunakan AppServ cukup mengklik START – Programs – AppServ – Confuguration Server – PHP Edit The php.ini Configuration File. Di dalam file php.ini tersebut lalu tambahkan dua baris perintah berikut ini

extension=monas.dll
extension=monas_encoder.dll

Anda bisa meletakkan dua perintah tersebut di bagian paling atas tepat setelah tulisan [PHP] di dalam php.ini

Selanjutnya simpan kembali file php.ini nya, dan restart Apache nya.

Oya, di dalam file download Monas Encoder tadi ada file ‘gui.php’. Diletakkan di mana ya file tersebut? letakkan file tersebut di folder WWW atau HTDOCS Anda. Script tersebut digunakan sebagai interface untuk proses enkripsi atau encoding script PHP nya. Jika script ‘gui.php’ tersebut dijalankan maka akan muncul tampilan berikut ini

monas php encoder

Pada tampilan di atas, kotak isian ‘Source Directory’ adalah untuk menentukan direktori tempat script PHP yang akan dienkripsi, misalnya script PHP Anda terletak di C:\AppServ\www\test, maka isikan ‘C:\AppServ\www\test’ pada kotak ‘Source Directory’. Sedangkan ‘Result Directory’ untuk menentukan direktori hasil enkripsi, misalkan Anda ingin hasil enkripsinya disimpan dalam C:\AppServ\www\test-enkrip maka isikan ‘C:\AppServ\www\test-enkrip’ pada ‘Result Directory’. Satu lagi, ada kotak isian ‘PHP Extensions’ untuk menentukan ekstensi file PHP apa saja yang akan dienkrip. Defaultnya adalah .php. Jika Anda ingin menambahkan ekstensi lain misalnya .php3, maka isikan ‘php,php3′ pada kotak tersebut.

Sebagai contoh, misalkan saya punya script simpel seperti ini

contoh.php

<?php
echo "Hello World";
?>

Dengan Monas Encoder akan dihasilkan file enkripsi dengan isi sebagai berikut

monas php encoder

Hmmm…. keren kan??

Trus… cara menjalankan script hasil enkripsi tersebut bagaimana? ya… jalankan saja script tersebut via browser dengan catatan: ‘PC untuk menjalankan script enkripsi tersebut harus sudah terinstall library Monas Encoder dengan cara di atas‘. Jika script hasil enkripsi itu dijalankan maka tampilannya sama dengan script aslinya.

Selamat mencoba ya…. Oya, bagi yang merasa terbantu dengan Monas Encoder boleh memberikan donasi kepada yang buat, toh yang buat saudara kita sendiri alias sama-sama orang Indonesia :-) Barangkali project Monas Encoder itu tidak dilanjutkan karena tidak ada dana, so… kasih apresiasi kepada yang membuat melalui donasi Anda. OK?? :-)


Baca Juga Artikel Terkait
Edit File CSS Berbasis File Teks dengan PHP
Membuat Script PHP untuk Kompresi File ZIP
Ide Membuat Script Upload Download File Dengan Batasan Hak Akses
Script Multiple File Upload Dengan PHP
Cara Memfilter Extension File Upload dengan PHP



Slot iklan tersedia, pasang iklan di atas


Kata kunci: free php encoder - monas encoder - php encoder - php enkripsi -


Ada 49 komentar dalam artikel ini.



  1. arvy says:

    mas tw cra export data dr excel ke php???
    thx..

  2. taroom says:

    Lha fungsinya encoder ini untuk apa mas?? klo melindungi file php, kan ga bisa scriptnya dicuri lewat browser(client). klo misal php script kita nggak kita encode, resikonya apa mas?

    • rosihanari says:

      @taroom: jadi gini… misalkan kita bikin script PHP. Kemudian kita ingin jual script tersebut. Tentunya orang yang beli script tersebut bisa melihat script tsb lalu bisa memodifikasinya sesuai yang diinginkan, dan lebih buruk lagi setelah dimodifikasi dia menjual kembali scriptnya dan diklaim itu script itu bikinan dia. Repot kan? Nah… supaya aman, sebaiknya script yang akan kita jual itu diencoding supaya si pembeli gak bisa membaca isi asli filenya, dan gak bisa memodifikasi. Paham?

  3. aldo says:

    gan yang versi linux .so ada ga ya?

  4. Wikiapbn says:

    Link yang Anda tunjukkan di ombudi.com menghasilkan Error 404. Gimana tuh?

  5. Arief says:

    Pak jika sudah dienkripsi. file tadi kan ditaruh di localhost PC. gimana caranya file enkripsi tadi jika ditaruh di tempat hosting?
    taruh librarynya dimana pak?

    • rosihanari says:

      @arief: biasanya ditaruh di library extension php nya mas, untuk mengetahui di mana path nya silakan kontak admin hosting anda.

  6. Oh iya, saya mw tanya dunk. Kalo bwt di hosting bagaimana yah?

  7. basri says:

    mas, tolng share lagi dunk link download untuk monas encodernya… belum sempat download udah down linknya… thks

  8. Eko says:

    Mau tanya, apakah monas encoder kompatibel dengan CI.
    mohon info kalau ada yg isa untuk CI.